| ASSOCIATION PROFILE As a coordinating institution of the useful densely companies, ASPERINDO must remain consistent in implementing it's main roles and contributions in economic and nation's building. Internally, consolidating of unity and bonding friendship among the members should remain continuousely developes, and, on the other hand, its role as a "partner" of the Government must remain to be executed based on the principle : "Never disobey the interest of the Government but reasonable interest of the members should be considered" Based on the unity and solidarity among the members and strong partnership with the Government, expectedly that all state and nation's problems - domestic and international as well - will be able to be solved smoothly. PHILOSOPHY "EXPRESS, PROMPTLY, SAFE AND RELIABLE" I. FORMATION HISTORY Originally ASPERINDO was an abbreviation of Association of the Indonesian National Pick Up and Delivery Companies, coordinating institution of national transportation of goods and documents companies. Legitimated through first National conference on March 26th 1986, ASPERINDO was declared as the continuation of the previous organization called HIPPARI, Association of the Domestic Delivery Companies through air transportation. HIPPARI which was declared on June 17th 1982 was an association of the national expedition companies, combination of "CARGO" and "COURIER" companies. It was then changed to be ASPERINDO on March 26th 1986, based on two following main reasons : 1. Willingness of to coordinate the companies which are dealing with courier activities only. 2. As to fulfil the requirement to be the member of KADIN (Indonesian Chamber of Commerce). In its progress the initial of ASPERINDO remain unchanged but the translation has changed several times to : 1986 : Associations of the Indonesian National Pick Up and Delivery Companies. 1994 : Associations of Indonesian Pick Up and Delivery Companies. 1997 : Association of Indonesian Postal. 1998 : Association of Indonesian Express Services Companies. 2001 : Completed by 5th National Conference of ASPERINDO to be "Indonesian Express Delivery Services Companies Association". 2012 : On 8th National Conference of ASPERINDO dated 27th Maret 2012 completed and legalized to be : Indonesian Express Delivery, Post and Logistics Service Companies' Association". Vision As a communication, consultation, coordination and center of information body for the members, ASPERINDO has the vision of :
ASPERINDO communities motto : EXPRESS, PROMPTLY, SAFE AND RELIABLE. Executive Board : Board of Executive which consists of DPP (Central Board of Executive), DPW (Regional Board of Executive) and DPD (Local Board of Executive) are Board resulting by MUNAS (National Conference) - MUSWIL (Regional Conference) - MUSDA (Local Conference) for 4 (four) years period. Membership Current total member of ASPERINDO : More than 4000 companies consists of H/O, Branch, Agent and Counter throughtout Indonesia, ofwhich 167 H/O companies located in Jakarta. II. Operational Area : 1. Operational activities
2. Sustainable activities
III. CHAIRMAN OF ASPERINDO 1986 - 1987 : Mr. H. Sukartono PT. Elteha Internasional 1987 - 1989 : Mr. Tjokro Gondowardoyo(Rip) PT. Wadah Angkasa 1989 - 1991 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 1991 - 1993 : 1. Mr. Agus Shahab PT. Birotika Semesta/DHL 2. Mr. Jo Sriyanto PT. Birotika Semesta/DHL 1994 - 1997 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 1997 - 2001 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 2001 - 2004 : Mr. H. Johari Zein PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) 2004 - 2008 : Mr. H. Johari Zein PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) 2008 - 2012 : Mr. M. Kadrial PT. Repex Perdana International 2012 - 2016 : Mr. M. Kadrial PT. Repex Perdana Internasional |
PROFIL ASOSIASI Sebagai wadah dari perusahaan-perusahaan yang padat karya, yang harus tetap menjaga peran serta kontribusi bagi perekonomian dan perkembangan bangsa, ASPERINDO harus tetap konsisten di dalam memanifestasikan fungsi pokoknya, internal maupun eksternal. Konsolidasi ke dalam dengan terus menumbuh kembangkan tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di antara segenap komunitas ASPERINDO adalah merupakan langkah usaha yang harus dilakukan secara berkesinambungan, sementara perannya sebagai "mitra" Pemerintah tetap harus dapat diwujud-nyatakan dengan berpegang pada prinsip : "Kepentingan Pemerintah jangan terkesampingkan namun kepentingan yang layak dari Perusahaan anggota-nya mutlak harus diperhatikan". Melalui rasa kebersamaan serta persatuan di antara sesama insan ASPERINDO dan dengan jembatan kemitraan yang dibangun bersama Pemerintah, mudah-mudahan semua permasalahan yang dihadapi oleh bangsa dan negara, baik yang telah dan sedang terjadi maupun yang akan timbul di masa-masa mendatang, domestik maupun internasional, dapat teratasi dengan baik. FILOSOFI "CEPAT, CERMAT, SELAMAT BERTANGGUNG JAWAB". I. SEJARAH BERDIRINYA ASPERINDO Pada awalnya, ASPERINDO adalah merupakan singkatan dari Asosiasi Perusahaan Nasional Pengiriman dan Pengantaran Barang Indonesia, wadah dari Perusahaan-perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang maupun dokumen. Diresmikan melalui MUNAS (I) tanggal 26 Maret 1986, ASPERINDO adalah merupakan kelanjutan dari organisasi himpunan sebelumnya yang bernama HIPPARI, singkatan dari Himpunan Perusahaan dan Pengantaran Barang Lewat Udara Dalam Negeri. HIPPARI yang di-deklarasi-kan pada tanggal 17 Juni 1982 adalah merupakan wadah/himpunan dari Perusahaan-perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dan dokumen, baik yang bergerak di sektor "KURIR" maupun "KARGO". Berubah menjadi ASPERINDO pada tanggal 26 Maret 1986 berhubung adanya 2 (dua) alasan mendasar, yaitu : 1. Keinginan untuk secara khusus menghimpun Perusahaan- perusahaan yang hanya bergerak di bidang jasa per-kurir-an. 2. Memenuhi persyaratan untuk masuk bergabung kedalam organisasi KADIN (Kamar Dagang dan Industri) yang mempersyaratkan bentuk organisasi adalah "Asosiasi" dan bukan "Himpunan". Dalam perkembangannya kepanjangan dari ASPERINDO mengalami beberapa kali perubahan, yakni : 1986 : Asosiasi Perusahaan Nasional Pengiriman dan Pengantaran Barang Indonesia. 1994 : Asosiasi Perusahaan Pengiriman dan Pengantaran Barang Indonesia. 1997 : Asosiasi Perposan Indonesia. 1998 : Asosiasi Perusahaan Jasa Ekspres Indonesia. 2001 : Melalui MUNAS V dilengkapi menjadi Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia. 2012 : Pada MUNAS VIII ASPERINDO tanggal 27 Maret 2012 dirubah dan dilengkapi menjadi "Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia". Visi dan Misi Sebagai wadah komunikasi, konsultasi, koordinasi dan sumber informasi, ASPERINDO mencanangkan tujuan :
Motto : ASPERINDO memiliki motto : CEPAT, CERMAT, SELAMAT dan BERTANGGUNG JAWAB. Kepengurusan : Susunan Pengurus yang terdiri dari DPP (Dewan Pengurus Pusat - Jakarta), DPW (Dewan Pengurus Wilayah - Propinsi) dan DPD (Dewan Pengurus Daerah - Kabupaten/Kota) adalah Pengurus yang dihasilkan oleh MUNAS/MUSWIL/MUSDA dengan masa kepengurusan selama 4 (empat) tahun. Keanggotaan Hingga saat ini, jumlah Perusahaan Pengiriman yang bergabung kedalam ASPERINDO adalah :
1. Kegiatan Operasional :
2. Kegiatan berkelanjutan :
III. PERSONIL KETUA UMUM 1986 - 1987 : Mr. H. Sukartono PT. Elteha Internasional 1987 - 1989 : Mr. Tjokro Gondowardoyo(Rip) PT. Wadah Angkasa 1989 - 1991 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 1991 - 1993 : 1. Mr. Agus Shahab PT. Birotika Semesta/DHL 2. Mr. Jo Sriyanto PT. Birotika Semesta/DHL 1994 - 1997 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 1997 - 2001 : Mr. Rudy J. Pesik PT. Birotika Semesta/DHL 2001 - 2004 : Mr. H. Johari Zein PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) 2004 - 2008 : Mr. H. Johari Zein PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) 2008 - 2012 : Mr. M. Kadrial PT. Repex Perdana International 2012 - 2016 : Mr. M. Kadrial PT. Repex Perdana Internasional PENERIMA PENGHARGAAN PEMERINTAH/PRESIDEN
LINGKUP ASPERINDO
|
SUSUNAN DEWAN PENGURUS PUSAT (Masa Bhakti 2008 - 2012) |
Dewan Pembina:
EX - OFFICIO : - Menteri Kominfo
Ketua : M. Johari Zein
Ketua : Soediono Somantri
Ketua Umum : M. Kadrial
SEKRETARIAT DPP ASPERINDO
| ||||||
